Keuntungan Jualan Basreng Langsung dari Supplier

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keuntungan jualan basreng adalah bagaimana penjual mendapatkan dan mengelola produknya. Harga beli yang kompetitif memang penting, tetapi dukungan supplier juga dapat membantu mengurangi beberapa risiko dalam menjalankan usaha.

Misalnya, supplier yang menyediakan produk siap jual dapat membantu penjual menghemat waktu produksi. Ketersediaan stok yang konsisten juga membuat penjual lebih mudah memenuhi permintaan ketika penjualan meningkat.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih supplier basreng.

Contoh Dukungan Supplier untuk Penjual Basreng

Barokah Snack, brand makanan ringan yang dikelola oleh Broka Food Lab, telah menjalankan usaha selama 5 tahun dan memiliki lebih dari 100 mitra.

Selain menyediakan produk basreng untuk dijual kembali, Barokah Snack memiliki beberapa fasilitas yang dapat membantu mitra dalam menjalankan penjualan, antara lain:

  • Sistem titip jual untuk mitra sesuai ketentuan kerja sama.
  • Kunjungan rutin satu bulan sekali untuk memantau kebutuhan dan kondisi penjualan mitra.
  • Gratis retur sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
  • Potensi keuntungan hingga 20% melalui program kerja sama reseller.
  • Produk telah memiliki sertifikasi Halal dan PIRT.

Dukungan tersebut bukan berarti penjualan otomatis menghasilkan keuntungan. Penjual tetap perlu memperhitungkan harga jual, biaya operasional, target pasar, dan jumlah produk yang berhasil terjual.

Namun, bagi pemula, sistem kerja sama seperti ini dapat membantu mengurangi beberapa hambatan ketika mulai jualan basreng.

Jadi, Apa yang Menentukan Keuntungan Jualan Basreng?

Pada akhirnya, keuntungan jualan basreng tidak hanya ditentukan oleh harga jual yang lebih tinggi daripada harga beli.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

  1. Harga beli produk — semakin efisien harga pengadaan, semakin besar ruang margin yang tersedia.
  2. Harga jual — harus disesuaikan dengan target pasar dan harga kompetitor.
  3. Volume penjualan — margin per bungkus perlu dikombinasikan dengan jumlah produk yang terjual.
  4. Biaya operasional — termasuk transportasi, promosi, marketplace, dan biaya lainnya.
  5. Perputaran stok — stok yang cepat terjual membantu menjaga modal tetap berputar.
  6. Kualitas produk — rasa dan kualitas yang konsisten dapat membantu mempertahankan pelanggan.
  7. Dukungan supplier — sistem distribusi, ketersediaan produk, dan layanan kepada mitra dapat membantu kelancaran penjualan.

Dengan memperhatikan faktor tersebut, calon penjual dapat menilai potensi usaha basreng berdasarkan kondisi bisnisnya sendiri, bukan hanya berdasarkan klaim keuntungan.

Jika Anda sedang mencari produk basreng untuk dijual kembali, Anda dapat mempelajari program reseller Barokah Snack atau melihat pilihan basreng siap jual dari Broka Food Lab untuk mengetahui skema kerja sama yang tersedia. Hubungi kami untuk kerjasama

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top